Ahmad Dhani Antek Yahudi ?? Ahmad Dhani Musuh Islam ??
Setumpuk Tuduhan dialamatkan pada Musisi dari Surabaya pendiri Grup Band
Dewa 19 ini. Tingkah lakunya yang ( Terkadang Semau Gue ) seakan
menjadi Pembenar bagi Tuduhan Tuduhan tersebut. Ditambah Keberanian
Keberaniannya Mengeluarkan berbagai Statement yang memerahkan Telinga.
Para BALADEWA ( Pecinta Grup Band DEWA ) Tentu masih ingat bukan dalam
cover atau sampul album Dewa 19 yang lalu, Cintailah Cinta, terdapat
lambang Mata Horus. Bagi kebanyakan orang yang menyukai teori
konspirasi, lambang ini berarti pengawasan penuh Yahudi (dan
Freemasonry) atas seluruh manusia.
Para Pecinta Teori
Konspirasi Seakan Mendapat Pembenaran dalam hal ini. Selain lambang Mata
Horus juga terdapat lambang cinta yang mengepakkan sayap dalam album
Bintang Lima. Sayap yang serupa ini konon milik penganut ajaran teosofi.
Ada lagi lambang piramida yang tertutup kabut pada album pertama
mereka (tidak ada judul). Piramida yang tertutup kabut ini, disebut
piramida tak selesai, konon merupakan simbol Yahudi atau Freemasonry.
Apa Benar Demikian ??? Orang Yang Selalu Berfikir Negatif pasti bisa
saja menemukan Sisi Negatif Seseorang tapi Bila Kita mau Berfikir
Positif tentu saja pandangan pandangan tentang Sisi Negatif Seseorang
tidak akan Pernah ada !!
Coba Lihat, Nama Nama Putra dari Ahmad
Dhani saja begitu Menunjukkan bahwa Musisi Kontroversial yang satu ini
amat sangat mengagumi dan lekat dengan tradisi tradisi Sufistik. Jadi,
Bagaimana Mungkin Seseorang yang Begitu dekat dan akrab dengan Karya
karya Sufistik Bisa dituduh sebagai Agen Penyebar ajaran Yahudi ??
Seingat Saya dalam tradisi sufi, Lambang piramida tidak selesai ( Album
Tidak ada Judul ) ini berkaitan dengan penyadaran manusia bahwa Allah
sudah membuat manusia sebagai sosok yang nyaris sempurna (digambarkan
dengan piramida tidak selesai). Kesempurnaan tersebut ditentukan oleh
manusia, apakah ia bisa menemukan potongan terakhir piramida (mencintai
Allah) atau tidak.
Sementara Lambang Mata Horus juga lekat sekali
dengan tradisi tradisi Sufisme dimana lambang ini biasa digunakan oleh
para sufi untuk menunjukkan bahwa kemana pun kita berpaling, selalu ada
wajah Allah yang senantiasa melihat setiap gerak-gerik kita; sehingga
kita tidak akan berani melanggar larangan-Nya.
Sementara Lambang
Sayap adalah Lambang yang sama dipakai sufi untuk mengekspresikan
kebebasan cinta dan memberi penyadaran kepada manusia bahwa Allah hanya
bisa didekati dengan cinta, bukan dengan ibadah yang penuh kebencian
atau dengan fanatisme sempit agama.
Jadi, Disini diperlukan
Kejernihan Berfikir Untuk Menuduh Seseorang Bersalah atau Tidak Bersalah
!! Coba Anda Simak Lirik lagu "KULDESAK " Berikut Ini " Aku bagai buih
di laut biru
tersapu ombak terhempas badai
aku bagai debu di padang pasir
terseret angin terbakar panas
reff: tolonglah Tuhan beri petunjukMu
jalan yang benar menuju jalanMu
agar tak tersesat di persimpangan jalan
Kata Kata Tolonglah Tuhan beri Petunjuk -MU dalam Lagu Tersebut apa
bedanya dengan makna dari Sebuah Lafadz Ihdinasshirotol Mustaqim dalam
Bacaan Surat Al-Faatehah ??
Saya Mencoba Berfikir Positif
Saja...Sang Musisi Kita Ini Mencoba mengajak Kita ( Terutama Pecintanya )
Untuk mau Berfikir Terbuka !! Bahwa Dengan Membuka Cakrawala Fikiran
Kita,Sesuatu yang Positif akan dapat Kita ambil terutama untuk Hidup
Kita !! " Terkadang, Sebuah Pemikiran akan dianggap Kafir pada Zamannya
tapi Ketika Zaman Telah Berubah, Fikiran Tersebut akan diikuti ".
Oh Iya, Tulisan ini juga bukan bermaksud memberikan Pembelaan terhadap Ahmad Dhani yang ( Mungkin ) kali ini terlihat ngebet banget jadi Pemimpin di Ibukota.Sama Sekali gak ada maksud Demikian ! Saya hanya berharap Sudah waktunya dan tiba saatnya bagi Kita untuk menjauhi praktik politik yang tercela ! Menuduh Seseorang dengan sentimen yang bernuansa Suku - Agama - Ras atau Golongan jelas adalah praktik politik yang amat buruk ! Mencela Orang lain dengan sebutan Antek Yahudi lah - Antek China lah atau Antek apapun yang tujuan akhirnya hanya untuk menjatuhkan Kredibiltas Seseorang dalam kancah Politik tentu bukan sikap seorang politisi Sejati ! Siapapun Dia,Tentu saja punya Hak untuk dipilih dan Memilih Tho ???